Derap Langkah FKG UNMAS Denpasar Dalam Menghasilkan Lulusan Profesional dan Berkompeten

Fakultas Kedokteran Gigi Unmas Denpasar menyelenggarakan Program Pendidikan Kedokteran Gigi yang merupakan satu kesatuan pendidikan akademik profesional yang di dalamnya terdapat tahapan program Akademik dan tahapan program Profesi. Pada tahap program pendidikan akademik, kurikulum disusun sedemikian rupa sehingga pada masa akhir program setelah menyelesaikan sebanyak ±145 SKS selama 3,5 tahun (tujuh/7 semester) dan diakhiri dengan ujian skripsi, peserta didik berhak memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi (SKG).

Pada tahap program pendidikan profesi, kurikulum disusun agar dapat memberikan pengalaman belajar menangani kelainan/ penyakit secara komprehensif dan terintregasi dari 8 bagian klinik (Ilmu Bedah Mulut, Konservasi, Prostodonsia, Periodonsia, Ilmu Penyakit Mulut, Ortodonsia, Pedodonsia, Radiologi Dental) dan 1 bagian Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat (IKGM). Kurikulum program profesi ini memiliki beban ±33 SKS serta diselesaikan dalam waktu 1,5 tahun / 3 semester , dan setelah menyelesaikan tahap program profesi dokter gigi dan apabila dinyatakan lulus dalam ujian komprehensif, berhak menyandang gelar Dokter Gigi (drg). Komitmen FKG Unmas Denpasar sangat kuat dalam upaya penyusunan serta evaluasi pelaksanaan kurikulum, utamanya saat ini sedang disempurnakan Kurikulum Berbasis Kompetensi FKG Unmas Denpasar.

Ruang klinik Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) FKG UNMAS Denpasar tempat berlangsungnya
Ruang klinik Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) FKG UNMAS Denpasar tempat berlangsungnya
Ruang operasi bedah minor di RSGMP FKG UNMAS Denpasar

Sasaran yang ingin dicapai oleh FKG UNMAS Denpasar adalah menghasilkan lulusan yang kompeten dan menguasai prinsip-prinsip keilmuan, mampu berkompetisi, terampil, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Mahasiswa program profesi S1 kedokteran gigi sedang melakukan perawatan gigi pada pasien dengan bimbingan dari dosen.

Jumlah dosen pengajar di FKG UNMAS Denpasar sebanyak 56 orang dimana 41 dosen dengan pendidikan S2 dan atau Sp-1 dan 2 orang dosen sedang mengikuti pendidikan S3 serta 15 dosen dengan pendidikan S1 yang sedang mengikuti pendidikan S2.

Panoramic dental x-ray, salah satu penunjang perawatan gigi yang ada di RSGMP FKG UNMAS Denpasar

Ketersediaan sarana prasarana dan dukungan pendanaan juga sangat membantu terciptanya suasana akademik yang kondusif, serta interaksi akademik di antara sivitas akademika. Ketersediaan ruang kuliah dan ruang praktikum serta toleransi yang tinggi sivitas akademika dalam mematuhi jadwal kuliah dan praktikum, toleransi dalam pemakaian ruangan-ruangan lainnya sangat menunjang proses belajar mengajar, melahirkan komunikasi yang baik dan rasa kebersamaan serta rasa saling memiliki.

Ruang preklinik untuk praktikum bagi mahasiswa S1 kedokteran gigi
FKG UNMAS denpasar

Upaya dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif juga dikembangkan melalui kegiatan di perpustakaan pusat universitas dan perpustakaan fakultas (Student Lounge) yang dilengkapi dengan internet sehingga setiap saat mahasiswa dapat mengakses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran gigi yang mutakhir.

Salah satu ruang kuliah di FKG UNMAS Denpasar

Tersedianya CD Rom, Textbook, jurnal ilmiah, baik lokal, nasional, maupun internasional juga bermanfaat untuk menambah perkembangan wawasan keilmuan bagi dosen dan mahasiswa. Fakultas memiliki Jurnal ilmiah (INTERDENTAL) yang diterbitkan secara rutin, sehingga jurnal ini juga merupakan sarana komunikasi ilmiah yang efektif bagi dosen dan mahasiswa.

Student Lounge yang dilengkapi dengan internet

Program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, serta temu dosen – mahasiswa – alumni)

Pelaksanaan Penelitian yang dilakukan oleh program studi telah sesuai dengan visi dan misi fakultas karena penelitian yang dilakukan ditujukan untuk mengembangkan ilmu kedokteran gigi, serta penelitian tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *